Thursday, December 10, 2015

SEJARAH PANJANG PERANG DI BUMI JAWA



Penulis             :     Krisna Bayu Adji & Sri Wintala Achmad
Judul Buku       :     SEJARAH PANJANG PERANG DI BUMI JAWA
Selling Point     :     Hanya membaca buku ini, Anda akan menyingkap sejarah perang Jawa dari masa ke masa, sejak Mataram Kuno hingga pasca Kemerdekaan RI.
Penerbit           :     Penerbit Araska


Jawa merupakan wilayah yang tersohor berkat kekayaan hasil bumi dan lautnya. Karenanya, tidak heran banyak penguasa ingin mencengkeramkan kuku-kuku kekuasaannya di bumi Jawa. Mereka tidak hanya raja, saudara raja, punggawa kerajaan; melainkan pula orang-orang Eropa dan Asia (Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang) ingin menguasai bumi Jawa sekalipun harus ditempuh dengan perang.
Berdasarkan catatan sejarah, perang di kalangan para elit kerajaan yang dipicu oleh perebutan takhta guna menguasai bumi Jawa bermula sejak pra Mataram Kuno hingga munculnya empat kerajaan yang merupakan pecahan dari Mataram Islam: Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman. Sesudah itu, perang di Jawa cenderung dilakukan antara rakyat pribumi melawan bangsa kolonial, seperti: Belanda, Jepang, dan Sekutu.
            Menelisik sejarah perang di Jawa adalah menarik untuk dilakukan. Karenanya dengan membaca buku ini, Anda akan dapat menyingkap sejarah perang di Jawa secara lengkap dan gamblang. Suatu sejarah yang menunjukkan bahwa di balik kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa menyimpan catatan kelam perihal bersimbahnya darah pemberontak dan sekaligus pahlawan negara.
            Melalui buku ini, pengetahuan Anda tentang sejarah akan semakin luas. Mengingat sejarah bukan sekadar catatan-catatan indah masa silam, namun pula catatan-catatan kelam yang layak direnungkan maknanya guna meraih cita-cita masa depan yang lebih baik. Anda akan menjadi lebih arif seusai membaca buku ini hingga titik terakhir. Selamat membaca!

SENJAKALA MAJAPAHIT



Nama Penulis              :     Krisna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad
Judul Buku                  :     SENJAKALA MAJAPAHIT
Sub Judul                    :     Menguak Sejarah dan Kebusukan Politik Majapahit
Selling Point                :     Di balik kejayaanya, Majapahit menyimpan borok-borok yang tak dapat disembunyikan. Pemberontakan, perang saudara, kudeta kekuasaan, dan bencana alam adalah empat unsur yang kemudian menenggelamkan kejayaan Majapahit ke dalam lubang makam sandyakalanya. 
Penerbit                       :     Araska Publisher.


Majapahit merupakan salah satu kerajaan yang tersohor di tanah Jawa dan Nusantara. Ketersohoran namanya tidak dapat dilepaskan dengan peran Patih Amangkubhumi Gajah Mada semasa pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Hayam Wuruk. Pada saat itulah, Gajah Mada yang mendapatkan restu dari raja dan dukungan para punggawa dan pasukan bayangkara mampu membawa Majapahit pada puncak kejayaannya. Mampu menjadikan Majapahit sebagai pusat kekuasaan dari seluruh wilayah di Nusantara. Namun seusai Perang Bubat dan Perang Paregreg, Majapahit lambat-laun mengalami masa surut. Banyak wilayah kekuasaannya melepaskan diri sebagai negeri-negeri yang merdeka.
            Selain Perang Bubad dan Paregreg, masa surut yang senantiasa diwarnai dengan peristiwa-peristiwa perebutan kekuasan, semisal: kudeta yang dilakukan Rajasawardhana pada Kertawijaya, perebutan kekuasaan antara Suryawikrama dengan Samarawijaya, kudeta yang dilakukan Bhre Kertabhumi pada Singhawardhana, serta kudeta yang dilakukan Girindrawardhana  pada Bhre Kertabhumi. Masa surut yang kemudian berujung pada masa keruntuhannya, tatkala Majapahit mendapatkan serangan terakhir dari pasukan Demak di bawah komando Sultan Tranggana.
            Sungguh menarik untuk menguak sejarah Majapahit semenjak pemerintahan Hayam Wuruk hingga Girindrawardhana yang ternyata menyimpan borok-borok di balik masa kejayaannya itu. Karenanya hanya melalui buku yang disajikan dengan bahasa runtut, renyah, dan memikat ini; Anda akan mendapatkan pengetahun lengkap mengenai Sejarah dan Politik Majapahit. Sebuah kerajaan yang diagungkan dalam sejarah, namun tidak luput dari segudang cela dan noda politisnya.
            Hanya melalui buku ini, Anda pula akan dapat menikmati sebuah karya agung Kakawin Nagarakretagama yang digubah dengan bahasa memikat oleh Mpu Prapanca. Seorang pujangga besar Majapahit yang hidup pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Karenanya kehadiran buku ini akan membawa Anda selangkah lebih maju di dalam menapaki jejak-jejak Majapahit.

Monday, December 7, 2015

GEGER BUMI MATARAM



Penulis                         :     Sri Wintala Achmad & Krisna Bayu Adji
Judul Buku                   :     GEGER BUMI MATARAM
Penerbit                       :     Araska Publisher


Menyimak sejarah kerajaan-kerajaan pasca Mataram Islam adalah menarik. Mengingat sejarah keberlangsungan kerajaan-kerajaan semisal Kasunanan Kartasura, Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Negeri Pakualaman yang di masa silam banyak diwarnai intrik-intrik politik internal atau intervensi eksternal dari pihak VOC, Pemerintah Hindia Belanda, dan Pemerintahan Inggris hingga menimbulkan pemberontakan dan perang saudara tersebut layak untuk mendapatkan kajian lebih jauh.
Berdasarkan ungkapan di muka, maka tujuan dari penulisan dan penerbitan buku ini diharapkan menjadi jawaban tentang latar belakang kemunculan kelima kerajaan pasca runtuhnya Kasultanan Mataram Islam tersebut. Disamping itu, buku ini akan memberikan jawaban akurat tentang munculnya berbagai pemberontakan, perang saudara, serta Geger Pecinan yang menandai runtuhnya Kasunanan Kartasura di era pemerintahan Raden Mas Prabasuyasa.
Melalui buku ini, Anda akan pula mengetahui bahwa politik yang diterapkan oleh tokoh-tokoh di masa silam bukan berdasarkan salah atau benar, namun lebih berdasarkan pada kepentingan. Fakta tersebut dapat Anda simak melalui sejarah berdirinya Kasultanan Yogyakarta dan Praja Mangkunegaran.
Hanya dengan membaca buku yang disajikan dengan bahasa renyah namun bernas ini, Anda akan semakin dapat memahami bahwa sejarah tidak pernah lepas denga politik para tokoh di jamannya. Satu hal lain yang perlu Anda ingat! Buku ini dijamin akan memperluas dan mempertajam pengetahuan Anda di bidang sejarah. Selamat membaca!

GEGER BUMI MAJAPAHIT


Penulis             :     Krisna Bayu Adji & Sri Wintala Achmad
Judul Buku       :     Geger Bumi Majapahit     
Penerbit           :     Araska Publisher


Majapahit merupakan sebuah kerajaan tersohor yang pernah ada di bumi Jawa. Ketersohoran Majapahit tidak luput dengan keberhasilan program politik ‘Sumpah Palapa’ Gajah Mada dalam upaya menyatukan wilayah-wilayah di Nusantara yang dimulai sejak pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi hingga pemerintahan Hayam Wuruk. Suatu ketersohoran yang diwarnai dengan berkembangnya kebudayaan, kesenian, dan kesusastraan. Hingga masa itu, lahirlah Kakawin Nagarakretagama karya Mpu Prapanda dan Kakawin Sotasoma karya Mpu Tantular.
Di balik ketersohoran nama Majapahit, ternyata menyimpan borok-borok sejak berdiri hingga runtuhnya kerajaan tersebut. Semasa pemerintahan Dyah Wijaya, Majapahit telah dilanda dengan peristiwa kudeta yang digencarkan oleh Ranggalawe. Semasa pemerintahan Jayanagara, Majapahit dalam ancama kudeta Ra Kuti. Semasa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit telah diterpa badai Perang Bubat akibat kecerobohan Gajah Mada. Perebuatan kekuasaan antar trah Majapahit sejak pemerintahan Wikramawardhana hingga Girindrawardhana. Disamping kudeta dan perang; Majapahit tidak luput dari bencana kelaparan, gempa bumi, dan meletusnya Gunung Kelud. Seangkaian peristiwa alam yang turut menggegerkan negeri hingga mengusik ketenteraman seluruh rakyat Majapahit.
Hanya dengan membaca buku ini, Anda akan mengetahui borok-borok yang tersimpan di balik ketersohoran Majapahit. Borok-borok yang ditimbulkan oleh perebutan kekuasaan dan penindasan. Borok-borok yang membuktikan bahwa politik tidak selamanya membawa kemaslaatan, sebaliknya berpotensi menimbulkan kehancuran. Borok-borok yang bakal memberikan pencerahan pada Anda, bahwa sejarah Majapahit ternyata tidak seindah yang dibayangkan.

SEJARAH KEJAYAAN SINGHASARI & KITAB PARA DATU



Penulis          :     Krisna Bayu Adji & Sri Wintala Achmad
Judul             :     SEJARAH KEJAYAAN SINGHASARI & KITAB PARA DATU
Penerbit        :     Araska Publisher



Singhasari merupakan kerajaan di sebelah timur Gunung Kawi di hulu sungai Brantas yang pernah eksis pada abad XII. Kerajaan yang semula dikenal dengan nama Tumapel dan merupakan wilayah bawahan Kadiri tersebut dikuasai oleh akuwu Tunggul Ametung. Namun sepeninggal Tunggul Ametung dan sesudah Ken Arok berhasil mengkudeta kekuasaan Kertajaya (raja Kadiri), Tumapel menjadi wilayah merdeka. Artinya, Tumapel menjadi sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Ken Arok. Namun semenjak Ranggawuni memindahkan ibukota Tumapel dari Kotaraja ke Singhasari, nama Singhasari kemudian lebih dikenal hingga sekarang.
Berbicara tentang sejarah Singhasari selalu berkaitan dengan sejarah runtuhnya kerajaan Kadiri dan timbulnya kerajaan baru bernama Majapahit. Kerajaan Kadiri, Singhasari, dan Majapahit merupakan tiga mata rantai yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Kerajaan Singhasari kemungkinan besar tidak ada, bila tidak ada kerajaan Kadiri. Adanya kerajaan Singhasari sangat menentukan munculnya kerajaan Majapahit. Demikianlah sejarah yang diartikan Kuntowijoyo sebagai kesinambungan, perkembangan, perubahan, serta pengulangan.
Memahami secara utuh dan lengkap tentang sejarah Singhasari sungguh menarik. Karena sejarah berdirinya, keberlangsungannya, dan runtuhnya kerajaan Singhasari sangat berhubungan erat dengan faktor intrik-intrik politis di dalam istana atau di dalam negeri sendiri. Disamping itu, Pararaton menyebutkan, bahwa dinamika keberlangsungan Singhasari tidak luput dari kutukan Mpu Parwa dan Mpu Gandring. Tidak luput pula dengan hasrat Ken Arok yang berhasrat merebut Ken Dedes (wahyu baboning ratu) dari Tunggul Ametung. Sesudah putra Ken Endok itu menyaksikan betis dan kerahasiaan wanita sang nariswari di Taman Boboji.
Dengan membaca buku ini, Anda akan dapat memahami secara utuh dan lengkap mengenai sejarah Singhasari. Disamping itu, Anda akan mengetahui tentang sejarah Singhasari dari berbagai sumber (terutama, Serat Pararaton). Sebuah karya sastra Jawa pertengahan yang mengisahkan sejarah Singhasari. Sebuah karya yang dikenal dengan sebutan Pustaka Raja, Kitab Raja-Raja, atau Kitab Para Datu. Melalui buku ini, Anda akan menyingkap sejarah Singhasari berdasarkan sumber terlengkap.